
Mengenal Perbedaan Antara Jenis OS Open Source dan Proprietary
Sistem operasi atau OS adalah komponen yang paling penting dalam sebuah perangkat, baik itu PC, laptop, tablet, atau smartphone. OS berperan dalam mengatur sumber daya dan menjalankan aplikasi pada perangkat tersebut. Ada dua jenis OS yang tersedia di pasar saat ini, yaitu OS open source dan OS proprietary.
OS open source adalah jenis OS yang sumber kode programnya tersedia secara bebas dan dapat diakses oleh pengguna. Pengguna dapat memodifikasi dan mengembangkan OS ini sesuai dengan kebutuhan mereka. Sementara itu, OS proprietary adalah jenis OS yang sumber kode programnya tidak tersedia untuk umum dan hanya dapat dimodifikasi oleh pengembang atau pemiliknya.
Berikut adalah beberapa perbedaan antara jenis OS open source dan proprietary:
- Keterbukaan sumber kode

Salah satu perbedaan paling mencolok antara jenis OS open source dan proprietary adalah keterbukaan sumber kode. Dalam OS open source, sumber kode programnya dapat diakses oleh siapa saja dan dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sementara itu, pada OS proprietary, sumber kode programnya tidak dapat diakses secara bebas oleh pengguna.
- Biaya

OS open source biasanya tersedia secara gratis atau dengan biaya yang sangat terjangkau, karena sumber kode programnya dapat diakses oleh siapa saja. Sedangkan, OS proprietary biasanya memiliki biaya lisensi yang cukup tinggi karena sumber kode programnya tidak dapat diakses secara bebas.
- Keamanan

Karena OS open source dapat dimodifikasi oleh siapa saja, maka keamanannya sering kali dipertanyakan. Namun, keamanan OS open source dijamin oleh komunitas pengembang yang terus memantau dan memperbarui sistem keamanannya. Sementara itu, OS proprietary memiliki keamanan yang terjamin karena hanya pengembang atau pemiliknya yang dapat mengakses dan memodifikasi kode programnya.
- Kemudahan penggunaan

OS open source biasanya memerlukan pengetahuan teknis yang lebih banyak untuk menginstal dan mengoperasikan. Sementara itu, OS proprietary dirancang untuk mudah digunakan dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna umum.
- Dukungan

Dalam OS open source, dukungan tersedia melalui forum online dan komunitas pengembang. Sementara itu, pada OS proprietary, dukungan tersedia melalui vendor atau pengembang.
Kesimpulannya, OS open source dan proprietary memiliki perbedaan yang cukup signifikan. OS open source menawarkan keterbukaan sumber kode, biaya yang rendah atau gratis, dan dukungan komunitas yang besar, sementara OS proprietary menawarkan keamanan yang lebih terjamin dan kemudahan penggunaan. Pengguna harus mempertimbangkan kebutuhan mereka sebelum memilih jenis OS yang sesuai.