
Berikut ini Adalah Karya-karya Ibnu Sina Yang Wajib Kamu Ketahui!!!
Sepanjang hidupnya, Ibnu Sina banyak menulis berbagai jenis karya yang berkaitan dengan bidang yang ditekuninya. Jumlahnya sudah mencapai 250 karya, baik berupa buku maupun risalah. Karya-karya tersebut antara lain:
1.Qanun fi al-Tibb (Canon of Medicine)

Merupakan karyanya di bidang ilmu kedokteran. Kitab yang terbagi menjadi 3 jilid ini merupakan satu-satunya karya referensi di bidang kedokteran di Eropa selama lebih dari lima abad. Buku ini memberikan gambaran tentang pengobatan Islam dan diajarkan di Timur hingga saat ini. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin.
Kitab ini tidak hanya lengkap, tetapi juga disusun secara sistematis. Di bidang Materia Medeica, Ibnu Sina banyak menemukan bahan tanaman baru yaitu Zanthoxyllum budrunga, dimana tanaman tersebut sangat bermanfaat untuk melawan penyakit tertentu seperti meningitis .
Ibnu Sina adalah orang pertama yang menemukan sistem peredaran darah manusia, disempurnakan 600 tahun kemudian oleh William Harvey. Beliau juga orang pertama yang mengatakan bahwa saat bayi masih dalam kandungan, ia mendapat makanan melalui tali pusar. juga orang pertama yang mempraktikkan pembedahan dan penjahitan pembengkakan ganas. Beliau juga dikenal sebagai dokter ahli jiwa dengan menggunakan metode modern yang kini dikenal sebagai psikoterapi.
2. Ash-Shifa (The Book of Healing)

Sebuah karya beliau di bidang filsafat. Kitab ini antara lain memuat uraian tentang filsafat dalam segala aspeknya, dan karena saking luasnya, maka muncul nama-nama terjemahan khusus karya-karya filsafat Ibnu Sina. Karya ini merupakan puncak dari filsafat paripetik dalam Islam.
Kitab ini terdiri dari 18 jilid dengan uraian filsafat, yang meliputi empat bagian, yaitu: Ketuhanan, Fisika, Matematika dan Logika. Beberapa pemikirannya tentang pendidikan juga dapat ditemukan dalam kitab ini.
3. An-Najat

Kitab ini berisi rangkuman dari kitab Ash-Shifa’, kitab ini ditulis untuk para pelajar yang ingin mempelajari dasar-dasar hikmah, selain itu kitab ini juga membahas secara lengkap pemikiran-pemikiran Ibnu Sina tentang ilmu jiwa.
4. Fi Aqsami Al-‘Ulumi Al-‘Aqliyyah
Sebuah kitab di bidang fisika. Ditulis dalam bahasa Arab dan masih tersimpan di berbagai perpustakaan di Istanbul, kitab ini pertama kali diterbitkan di Kairo pada tahun 1910 M, sementara terjemahan bahasa Ibrani dan Latinnya masih tersedia hingga saat ini.
5. Lisanu Al-‘Arab
Kitab ini merupakan hasil karya beliau dalam bidang sastra Arab. Buku ini memiliki total 10 jilid. Menurut beberapa informasi, buku ini disusun oleh Ibnu Sina sebagai jawaban atas tantangan seorang penyair sastrawan bernama Abu Manshur al-ubba’I dihadapan Amir ‘Ala ad-Daulah di Ishfahah.
6. Al-Isharat wa Al-Tanbihat
Sebuah karya yang berisi logika dan hikmah. Kitab ini dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berisi tentang logika dan bagian kedua berisi tentang filsafat. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Persia, Inggris, dan bahasa lainnya. Shams Inati dan Keven Brown menerjemahkan sebagian buku ke dalam bahasa Inggris.
Selain buku-buku tersebut, banyak dari karyanya yang bertahan, yang jumlahnya cukup banyak, namun mengetahui jumlah pasti buku karyanya sangat sulit jika satu mempertimbangkan perbedaan dalam jumlah data yang digunakan. Namun untuk menjawabnya, setidaknya ada dua pendapat.
- Dari penelitian yang dilakukan Father dari Domician di Kairo terhadap karya Ibnu Sina, tercatat sebanyak 276 (dua ratus tujuh puluh enam) buah.
- Phillip K. Hitti, dengan menggunakan daftar yang dibuat oleh al-Qifti, menyebutkan bahwa tulisan-tulisan Ibnu Sina berjumlah sekitar 99 (sembilan puluh sembilan) buah. Sebagian besar karya-karya ini berbahasa Arab, namun ada juga yang berbahasa Persia, seperti Danishnamah ‘Ala’i (buku pengetahuan yang didedikasikan untuk ‘Ala al-Daulah). Buku ini adalah karya filosofis pertama tentang Persia modern.
Ibn Sina disebut-sebut memiliki karya Latin berjudul De Conglutineation Lagibum. Dalam salah satu bab karya ini, Ibnu Sina membahas tentang asal usul nama-nama gunung. Pembahasan ini sangat menarik. Di dalam buku tersebut Ibnu Sina menyebutkan, Kemungkinan gunung tercipta karena adanya dua penyebab:
- Pertama, pembengkakan lapisan luar bumi, dan ini terjadi akibat kuatnya goncangan gempa.
- Kedua, akibat proses air mencari jalan untuk mengalir. Proses tersebut menyebabkan lembah-lembah muncul bersamaan dan menyebabkan pembengkakan di permukaan bumi. Karena sebagian permukaan bumi itu keras dan sebagian lagi lunak. Angin juga berperan dengan meniup dan meninggalkan sesuatu di tempatnya.
Inilah penyebab munculnya bukit-bukit di lapisan terluar bumi.” Karena intelektualitas Ibnu Sina yang cukup representatif pada masanya, ia diberi gelar Al-Shaikh Al-Rais (The Leader Among Wisemen), Hujjat Al-Haqq (The Proof of God) dan bapak kedokteran Islam (Amir Al-Atibba’, The Prince of Physicians). Sebuah gelar mulia bagi intelektual profesional, yang tidak mudah dianugerahkan kepada siapapun karena eksistensinya yang ketat dan memikat.